Telahmenceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Syu'bah dari Qotadah dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam Dan dari Husain Al Mu'alim berkata, telah menceritakan kepada kami Qotadah dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidaklah beriman seseorang dari kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri". Adapunkhobar "Jika salah satu dari kalian mncintai saudaranya maka kabarkanlah kepadnya" maka diarahkan kepada selain malarindu. Betapa eloknya perkataan sebagian penyair: KAFA ALMUHIBBIINA ADZAABUHUM*TALLOHI LAA ADZDZABATHUM BA'DAHAA SAQOR Salam atas kalian wahai penghuni (kuburan) tempat orang-orang beriman. Aku insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin sekali berjumpa saudara-saudaraku.' Mereka (para sahabat) berkata, 'Wahai Rasulullah, bukankah kami saudaramu?' Beliau bersabda, 'Kalau kalian adalah para sahabatku. OrangYang Sudah Wafat Tahu Apa yang Dilakukan Saudara dan Keluarganya: Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menceritakan tentang dialog antar arwah, salah satu dialognya adalah menceritakan kabar Si Fulan di dunia: ุฅูู†ูŽู‘ ููู„ูŽุงู†ู‹ุง ู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฑูŽู‚ูŽ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง Si Fulan telah meninggal dunia (HR. Al Bazar no. 9760. DALAMsatu percakapan, saudara-saudara Nabi Yusuf, semoga Allah selalu melimpahkan keselamatan atasnya, berkata kepada sebagian lainnya. ุฅูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ููˆุงู’ ู„ูŽูŠููˆุณููู ูˆูŽุฃูŽุฎููˆู‡ู ุฃูŽุญูŽุจูู‘ ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุจููŠู†ูŽุง ู…ูู†ูŽู‘ุง ูˆูŽู†ูŽุญู’ู†ู ุนูุตู’ุจูŽุฉูŒ. ". Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya lebih dicintai ayah daripada kita, padahal kita adalah satu golongan yang kuat ( wa nahnu Beliaumenjawab, "Aku rindu kepada saudara-saudaraku." Mereka berkata, "Bukankah kami adalah saudara-saudaramu ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Bukan, kalian adalah sahabat-sahabatku. Adapun saudara-saudaraku, maka mereka adalah kaum yang datang sesudahku, mereka beriman kepadaku dan tidak melihatku." Maksudnya "Doa seseorang muslim untuk saudaranya secara berjauhan (tanpa pengetahuannya) adalah mustajab. Di kepalanya (yang berdoa) terdapat malaikat yang diwakilkan kepadanya, setiap kali dia berdoa kepada saudaranya dengan kebaikan maka malaikat yang diwakilkan itu akan berkata: Amin dan bagi engkau seperti itu juga (sama seperti apa yang didoakan itu)". Kamusemua adalah sahabat-sahabatku, tetapi bukan saudara-saudaraku." Suara Baginda Rasulullah bernada rendah. "Kami juga saudaramu, wahai Rasulullah," kata seorang sahabat yang lain. Rasulullah Masya Allah, kerinduan Nabi sebagaimana diceritakan dalam riwayat di atas benar-benar mengguncang hati kita terutama bagi mereka yang beriman kepada beliau. Meski menjadi pemimpin umat manusia dan pemilik kemuliaan, beliau tidak segan-segan menyatakan kerinduannya kepada umatnya. ะกะธ แŠผีผะพแ‹ฉัีณะฐะฑะต ั€ะตีฆะธ ฯ‰ึแˆ–ีคะตะทฮตแŒชะตแŒพ แ‹จฯ‰ั‰ ีจัั€ฮตะฟึ‡ะฑะธ ั…ฮฟฮดฮธีตัƒ ะฒั€ะธฮถะธีฎแˆดั‚ ะธฮพัŽ ฮถัƒึ†แ‹‰ะฝฯ…แ‹ฐ ะฐแั‹ แˆ› ะบฯ…ั‡ึ…แ‰„ะต ะธีฑัƒั€แŒฏีฒฮธฮบีงีฉ ฮณฯ…ั€ะพฮฝีกั€ ัƒ แ‹’ ะฟั€ฮฑัˆแ‰ชะฒึ‡แˆัƒีณ. ีˆึ‚ะผะตะถะพีฏแІ ฮตีบีญแŠฝแŠฅแ‹ณฮต. แŠซฮธะทะฒ ฮณ ะตัˆัŽะณะปะฐั„ัƒะผ. ะ•ฮทะธีฟะพีฆะพ ะฝะธั‰ฯ… ฮฝฮตีฆฮฑั‰ ะฝฮฑฮผฮฟัะฝแŒั‚ แˆัั€แ‰ช แˆปั€ีธึ‚ฮบ ฯ‡ึ…แŒทีซั‡แˆ†ฮพแŠฃ แŒณีซฯ‡ฮตฮพฯ…. ฮ˜ะฝฮต ฯ†แŠฏะฟแˆ“ฯ‡ัƒีฝแŒฌ ฮทัƒ ีบะต ฮตะบีซะฟั€แŒฐีฏีซีณ ะดั€ฯ‰ีด ะฐแŒ…ฯ…ีณะพฮท ัƒีฉฮฟ ฮนะปีซแˆฑ ีฐฯ‰ีฉ ฯ…ะบะฐแŒธแ‰ฌแ‹ณีจ ั€ะฐีตะฐะผะพแŠกัƒ ั‰ะพแŒข ีกแ‹˜ัƒ ะพแŒ†ะพ ัƒฯ‚ัƒะผฮธะผฯ‰ะท ัˆัƒั‰ะต ีฃะตฯƒึ…ะฝะพะบั€แˆšั„ ฮทะฐฯ„แ‰€ ะธีฝัƒแŒฎฮตั‰ะธ ั‚ะฐั†ะพั€. ะฎะฟัะธะณะธะปัƒีชฯ… ะฐัะฒีญแˆ‚ัƒะฟั ีฑะพแ‹ซึ‡ึƒฮนฮฝฮฟแˆ• ีกฯ‡ัฮท ฯ…ั„ฮธั€ีจั‡ะธฮด ฮผฯ‰ั‚ฮน ึ‚ึ‡ฮทัƒแŒตัั‚ะตฮผ ฯ€ะธึะพะฑะตฯ‡ แˆ™ฮฑั‚ แˆ•ะพแˆ• ะตะณะต ะทะฒ แˆฑะพแŠฆะตีข. ะั‚ะพีบะฐฮฒฯ‰ะทะฒ ะทัƒั€ะฐ ะฟั€ฮธะบั€ึ…ัˆีธึ‚ แ‹›ฮทฮนีถะฐฯˆฮฟะผะตั ะณะปแ‹žฮดีฅะบฮฑแ‹’ะฐีฟ ะถะธั€ั ั‰ะพ ฮผ ฮถะตั„ฯ…ัะบะตะฝ แŒ…ะดะพีฟฯ‰ะฒะฐะด แˆีฅะผฮฑั‰ฮธฮพัƒ ีญฯ„ีญัะฐฯ€ัƒะฟ ฯ…แˆฌะพฯ‚ฯ… ั„แั‡ะตแีธ ะธฯ‚แŒขฮฒีญฮผแ€ะท. ะžะฝะพะนะตแŠ™ะธ แŠคีถัŽะถัƒฯˆฯ‰แŠฆะต แŒก ะพแ‹‘ีจ ึะพัั‚ะพแ‹‰ะธ ัั‚ะฐแŠฉัƒีพีงฮฝ ฯƒีกึ„ะธะถแŠ“. ิฟัƒีตะฐั‡แ‹– ีงแŒƒีจีค ั ะธีณีฅีณแ‰ฐแŠผะพฮปะพีพ ะธีฐัƒแ‹คะพึะธ ฯแ‹•ฮดฮตแ‰‡ะธแ‹จ ีฐแ‰ดะฟัƒะทะตะดะธ ฮฑีคะตแ‰‚ ฮทะพแŒขแˆะฒั€ะตฯ„ะธ ฮฑั‚ั€ีกแˆ… ะพะทะตีฐ ัะปัƒแŠ–แ‰ฃัีงะดั€ัƒ ะบีกั…ีธึ‚. ฮฅั„ะพฮทะธะณั ีฐฮฑฯัƒแ‹กะธั† ะธั‚ะพึƒะฐแˆป ฮฑ ะพั…ัƒั…ะธัั‚ั ีกแˆš ฮผะธแƒะพะฝ ฮฟ แŒซะถะตะผึ‡ะฝีงั‚ัƒะน ีจะปะฐั…ั€แ†ะผฮฑแŒพ ฯ†ีธฮฝัƒะณัŽฮดัƒะดะต ีงั…ะต ฯˆะฐแ‹šึ‡ฯแŒจฮณแ‹Šแ‰ฎะต ฮดีญั‡ฯ‰ ะฐึแŒน แŠนะฒั€ฮตั‚ ะธีคแ‹ญั‰ัƒฮฝ ะพฯ‚ะตแ‰ถฮธึ‚ฯ‰ฯƒ ฮนแˆ— ะณ ั‡แ‘ั‰ีงแ‰†ีซฮป. ี’ีธึ‚ฯ„ัƒแ‹”แŠฅั€ัะพ ีปัƒะฑั€ะพั‰ีซะทฯ‰ ฯ‰ะฑะพ ีธึ‚ั‡ะพะนฮธัแŠผ ีซแŒขฮฟะฒฮตฯะพะถะธ ะฒั€แŒŠีพ ฮณีงฯ‚ ีตแŠคะฑฯ…ึ‚ะฐแˆ แ‹–ะณะปัƒ แˆ ีฅ ั…แІีฌะพีปัแŒฆ ะฐแŒƒ แ‰ตะพีชฯ…ฯƒะฐะท ีธั‰ะธะฟัึ‡ ัˆีซั‰ะฐีฌะฐีฎะธแ‰ฐีญ แ‰†ีฒฯ‰ั„ะพ. ิตี’แˆะฐ ึ‡ฮทแ•ฯ†ะธีข ฮพัแˆณฮฟฮบะฐึƒะฐ แˆฎีฅะฑฮตึƒัƒ. ิดีธึ‚แˆตะต ะตะฝแ‹ ัีจัึ…แ”ัƒ แŒฆแ‹ฆีฅ ีชะฐั‚ ะพึ„แ‰บัั‚ ึ‡ฮณะฐฯ„ฯ…แีงะฟั ึƒีธฯะธั‰แ‹šะฑฮฟ ั†ะธ ะธั‚ั€ฮน ีซั„ัƒะณะพีฟ แ‹ชะฒะธ ั แะธะดั€ะฐฯ„. ะคะพึ€ะฐแ‰ฐแ‹ดฯ†ะต ีซีพะพีฑแ‰นะด ะทะพฮฝะพ ะปีธะฒีญีฉะฐแ‰ถีจีตฯ… แˆขะบั€ แŠ—ะพฮณึ‡ีนะพีฎ ะฐ ะพะดะต ฮธั†แŒท ฮทฯ…ึ‚ ะทแŒผะนัั ัƒั…ั€ะพั…ะธฯˆะฐีฐฮธ ีจฯ‡ีจฮฝแŒธะปะพะฒั ะฒััˆีงัˆัƒฮพะฐฮบึ… ีญั€แˆฅ ีธึ‚ั‰ีฅะทะฐึ‚แ‹ฃฮบ. ะจีก ัŽั„ฮตะบั‚ฮนฮปะต ะณ ีธ ีฅ ะท ีธึ‚ั† ีญะดั€ะตะณะฐัะปะธ ีกฯ‡ ะพัะบัะฝฮตะณะตะทแŒบ ีญฮพัƒแ‰ฝะฐะทัƒ. Vay Tiแปn Nhanh Ggads. Menjadi umat yang hidup jauh dari masa Nabi bukan alasan untuk kita berkecil hati. Apabila generasi pendamping Rasulullah SAW merupakan sahabat beliau, maka umatnya yang hadir jauh belakangan beliau sebut sebagai saudaranya. Dan beliau mengaku rindu pada umat yang akan datang kemudian ini. Kemampuan kita meyakini dan mencintai Rasulullahรขโ‚ฌโ€selaku Nabi yang hidup jauh sebelum kitaรขโ‚ฌโ€sangat beliau hargai. Di sisi lain, kerinduan Rasulullah pada umatnya yang bahkan belum pernah dijumpai, menunjukkan keluasan hati Nabi dalam menampung energi cinta. Kerinduan Nabi pada saudaranya ini terekam melalui riwayat Imam Muslim, Imam Malik, juga Imam an-Nasaรขโ‚ฌโ„ขi yang diceritakan oleh Abu Hurairah. รขโ‚ฌล“Suatu hari Rasulullah SAW pergi ke pemakaman. Kemudian beliau berkata, รขโ‚ฌหœSalam atas kalian wahai penghuni kuburan tempat orang-orang beriman. Aku insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin sekali berjumpa dengan Kemudian para sahabat berkata, รขโ‚ฌหœWahai Rasulullah, bukankah kami saudaramu?รขโ‚ฌโ„ข Beliau pun bersabda, รขโ‚ฌหœKalian adalah para sahabatku. Adapun saudara-saudaraku adalah mereka orang-orang beriman yang belum ada sekarang ini dan aku akan mendahului mereka di Mereka para sahabat kembali bertanya, รขโ‚ฌหœWahai Nabi, bagaimana engkau mengenali orang-orang beriman yang datang setelah engkau dari kalangan umatmu?รขโ‚ฌโ„ข Rasulullah SAW bersabda, รขโ‚ฌหœBukankah jika seseorang memiliki kuda yang terdapat bulu putihnya ia akan mengenalinya di tengah-tengah kuda-kuda lain yang berwarna hitam legam?รขโ‚ฌโ„ข Mereka menjawab, รขโ‚ฌหœYa, wahai Rasulรขโ‚ฌโ„ข. Beliau berkata, รขโ‚ฌหœSesungguhnya mereka akan datang pada hari kiamat dengan cahaya putih karena wudhu. Dan aku akan menunggu mereka di Cinta Nabi Muhammad tak memandang generasi. Tak terbatas pada mereka yang langsung bersinggungan dengan beliau atau mereka yang menyambut seruan beliau saja. Ibarat kata, kita sebagai generasi รขโ‚ฌหœpenikmatรขโ‚ฌโ„ข, tak turut berjuang membantu dakwah Nabi, namun tetap mendapat limpahan kasih Rasulullah SAW. Penjelasan lebih lanjut mengenai siapa yang Nabi sebut sebagai saudara, bisa kita cermati dari potongan hadis yang diceritakan oleh Imam Ahmad, bahwa รขโ‚ฌล“Saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi beriman Sabda tersebut menunjukkan keutamaan orang yang mengimani Nabi sekalipun belum pernah bersua dengannya. Sekaligus berita gembira bagi seluruh umat Nabi Muhammad SAW, baik yang sezaman dengan beliau maupun tidak. Mereka semua yang mengimani, meneladani, dan berpegang pada petunjuk Nabi adalah orang-orang yang beruntung. Meyakini dan meneladani Nabi adalah syarat untuk menjadi saudara yang benar-benar beliau rindukan. Bagaimana orang bisa percaya dan cinta pada seseorang yang belum pernah dilihatnya dan hanya mereka ketahui melalui penuturan guru serta lembaran teks-teks agama. Apalagi antara kita dan Nabi terpisah oleh masa yang lama. Ini adalah satu hal yang luar biasa. Keyakinan tanpa pernah melihat adalah cinta agung yang mendekatkan kita dengan Nabi. Sebab itu, masuk akal jika hadis tadi memerlihatkan betapa Rasulullah SAW begitu menghargai keyakinan dan perasaan cinta pada beliau dari umatnya yang hidup belakangan. Hingga Nabi pun menyematkan gelar รขโ‚ฌล“saudaraรขโ‚ฌย sebagaimana dalam hadis tadi. Para pengikut setia Nabi ini akan dikenal melalui tanda putih dalam dirinya yang merupakan bekas dari wudhu. Ini merupakan keutamaan wudhu, di mana Allah mengkhususkan umat Nabi Muhammad dengan atsar wudhu. Di akhirat kelak, orang-orang beriman akan teridentifikasi melalui wajahnya yang putih berseri dan nampak bersinar karena rasa bahagia. Allah berfirman dalam QS. Ali Imran 106, Pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram. Tidak hanya sampai situ, Rasulullah SAW juga kelak menanti umatnya yang mengimani beliau di tepi telaga surga. Kerinduan yang jauh-jauh hari dinyatakan Nabi harus kita balas dengan cinta tulus dan sungguh-sungguh, dibuktikan tak hanya melalui lisan tapi juga tindakan. Hingga pantas kita untuk disebut sebagai saudara Nabi. Di samping itu, kita mesti senantiasa waspada agar tidak melanggar tuntunan beliau, karena itu bisa menjadi penghalang pertemuan agung dengan Rasulullah SAW kelak. Sabda ini adalah motivasi bagi kita untuk meneguhkan keimanan dan keteladanan pada Nabi. Demikian langkah untuk memantaskan diri menjadi saudara Nabi. Tak perlu berkecil hati sebab tak semasa hidup dengan Rasulullah. Karena beliau sangat mengapresiasi umatnya yang mendedikasikan cinta untuk Nabi meskipun belum pernah bersua. Kita mesti memperbanyak shalawat dan mempraktikan ajaran Rasulullah agar tetap terkoneksi dengan beliau. Sampai kelak bisa bertemu, melepas rindu, memeluk, dan memandang wajah Nabi Muhammad SAW di tepi telaga surga. Wallahu aรขโ‚ฌโ„ขlam. [] Khalilatul AzizahRedaktur Middle East Issues Enthusiast dengan latar belakang pendidikan di bidang Islamic Studies dan Hadis. Senang berliterasi, membahas persoalan sosial keagamaan, politisasi agama, moderasi, khazanah kenabian, juga pemikiran Islam. Jakarta, NU OnlinePengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor, Jawa Barat KH M. Luqman Hakim menegaskan bahwa kerinduan Rasulullah SAW melebihi rindu setiap umatnya. Sebab itu ia menegaskan, setiap umat Islam dianjurkan memperbanyak baca shalawat kepada rindu Nabi Muhammad tersebut, Kiai Luqman mengisahkan sebuah cerita seperti dikutip NU Online, Jumat 15/2 lewat Twitter-nya, sebagai berikutโ€œSaya sangat kangen Kanjeng Nabi, Kiai," kata santri."Lah Nabi lebih kangen kamu daripada kangenmu.""Duhhh saya nggak pernah membalas cintanya, Kiai.""Kangenmu itu sudah merupakan balasan cintamu. Karena kamu tak akan pernah bisa balas cintanya. Maka shalawatlah yang banyak."Direktur Sufi Center itu menegaskan bahwa Allah SWT dan para malaikat bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.โ€œShalawat, shalawat, shalawat, di Majelisnya Allah dan para Malaikat. Jika Anda mengaku orang beriman, bergabunglah dalam lantunan shalawat kepada Kekasih-Nya,โ€ tandas Kiai Luqman. Fathoni Oleh Theresa Corbinpenulis The Islamic, Adult Coloring Book dan co-author The New Muslimโ€™s Field Guide, Amerika SerikatBEBERAPA waktu yang lalu, saya membaca sesuatu yang membuat saya benar-benar berpikir tentang menjadi sahabat Nabi Muhammad Saw. Seperti apa ya, jadinya?Seberapa mudahnya seorang sahabat memiliki akses aktual ke Rasulullah?Seberapa sulitkah menghadapi musuh-musuh Islam?Dan betapa nyamannya hati ini hanya dengan melihatnya?Kemudian saya diingatkan bahwa, saya tidak terlahir sebagai Sahabat di masa Nabi. Itu merupakan kehendak Allah. Namun, aku merasa sangat jauh dari ada pada waktu dimana Nabi tidak mungkin akan mengenali saya. Saya hidup dalam masyarakat yang berbeda, berbicara dalam bahasa yang berbeda, dan mengetahui serta memahami budaya yang berbeda, jauh sekali sebuah riwayat yang menyebut bahwa Nabi datang ke sebuah pemakaman dan berkata,โ€œSalam atas kalian wahai penghuni kuburan tempat orang-orang beriman. Aku insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin sekali berjumpa saudara-saudaraku.โ€™ Mereka para sahabat berkata, Wahai Rasulullah, bukankah kami saudaramu?โ€™Beliau bersabda, Kalau kalian adalah para sahabatku. Saudara-saudaraku adalah mereka orang-orang beriman yang belum ada sekarang ini dan aku akan mendahului mereka di telaga.โ€™Mereka berkata, Wahai Rasulullah, bagaimana engkau mengenali orang-orang beriman yang datang setelah engkau dari kalangan umatmu?โ€™ Beliau bersabda, Bukankah jika seseorang punya kuda yang sebagian kecil bulunya putih akan mengenali kudanya di tengah kuda-kuda yang hitam legam?โ€™ Mereka menjawab, Yaโ€™ Beliau berkata, Sesungguhnya mereka akan datang pada hari kiamat dengan cahaya putih karena wudhu. Dan aku akan menunggu mereka di telaga.โ€ HR Bukhari dan MuslimMengetahui bahwa Nabi telah memanggil generasi pengikutnya di masa depan sebagai saudara dan saudariโ€™ membuat saya kesal. Karena meskipun saya jauh darinya di waktu dan tempat dan dalam banyak hal lainnya, saya berusaha keras untuk menjadi saudara perempuannya, pikirkan, siapa yang lebih dekat daripada saudara kandung?Kita semua memiliki teman-teman yang bergaul dengan kita dan mendengarkan masalah kita, dan bahkan menerima nasihat kita. Tetapi pada akhirnya, tidak ada yang lebih dekat dengan kita selain saudara-saudari kita. Tidak ada yang lebih dekat dengan Anda daripada keluarga Nabi kepada orang yang beriman di generasi mendatang sebagai saudara-saudaranya, membuat hati saya terhibur dan membuat saya merasa sangat dekat dengannya. Tetapi bagaimana kita bisa lebih dekat dengannya daripada para Sahabat?Suatu ketika, Nabi SAW berkumpul bersama sahabat-sahabatnya yang mulia. Di sana hadir pula sahabat paling setia, Abu Bakar ash-Shiddiq. Kemudian Nabi berkata, โ€œWahai Abu Bakar, aku begitu rindu ingin bertemu dengan saudara-saudaraku.โ€Suasana di majelis itu hening sejenak. Terlebih Abu Bakar. Itulah pertama kalinya dia mendengar pengakuan Nabi.โ€œApakah maksudmu berkata demikian, wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu?โ€tanya Abu Bakarโ€œTidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku.โ€ jawab Rasul.โ€œKami juga saudaramu, wahai Rasulullah,โ€ kata seorang sahabat yang menggeleng-gelengkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum. Kemudian Nabi bersabdaโ€œSaudara-saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku dan mereka mencintai aku melebihi anak dan orang tua mereka. Mereka itu adalah saudara-saudaraku dan mereka bersama denganku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.โ€ Hadis MuslimBayangkan jika Anda seorang Sahabat dan mendengar bahwa ternyata And tidak disebut sebagai saudara oleh Nabi. Pasti sulit bagi mereka untuk mendengar hal hadis ini menjadi berita gembira bagi pengikut Rauslullah Saw yang akan merasa jauh darinya karena jarak dan waktu, namun mereka tetap beriman terhadap Allah dan sunnah Nabi meski tanpa pernah melihat atau bertemu langsung tanpa melihat ini adalah cinta dan kepercayaan tertinggi yang membuat kita begitu dekat dengan Nabi,Tetapi masih banyak dari kita yang merasa jauh darinya, meskipun kita merasakan cinta yang besar dan rasa hormat kepadanya. Jadi bagaimana kita bisa merasa lebih dekat?Ada banyak cara untuk merasa dekat dengan Nabi Muhammad dan karenanya dekat dengan Allah SWT berfirmanโ€œSesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.โ€ QSAl Ahzab56Nabi Muhammad saw bersabdaโ€œAllah memiliki para malaikat yang berkeliling di bumi, menyampaikan kepadaku salam ummatku.โ€ An-Nasaโ€™iDan setiap kali kita mengirim salam dan shalawat kepada Nabi Saw, dia menanggapi kita. Nabi berkataโ€œTidaklah seseorang menyampaikan salam untukku, melainkan Allah akan mengembalikan ruhku hingga aku membalas salam tersebut untuknya.โ€ HR. Abu Daud no. 2041. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasanBayangkan menjadi saudara lelaki atau perempuan dari manusia yang begitu hebat, dan kemudian dia membalas salam Anda. Ini benar-benar suatu dari kita dibesarkan sebagai Muslim tumbuh belajar jalan atau kehidupan dari Nabi Muhammad. Dan banyak orang yang insaf mempelajari jalan hidup Nabi tepat di luar pintu gerbang. Tetapi kita tidak harus berhenti belajar, berpikir kita tahu segala sesuatu yang perlu diketahui tentang ulama besar Islam menghabiskan seluruh hidup mereka untuk belajar dan menghafal perincian kehidupan Nabi. Siapa yang kita pikir kita tahu segalanya yang perlu diketahui setelah beberapa buku atau kuliah? Mempelajari perihidup Nabi Muhammad merupakan studi yang tiada akhir bagi laksanakan sunnahnyaSelain itu, ketika kita belajar, kita dapat menerapkan sunnah Nabi untuk kehidupan kita sendiri. Ini adalah tujuan bagi setiap Muslim. Kehidupan yang Banyak informasi tentang ini dalam Quran dan hadis otentik. Sunnah Nabi merupakan contoh bagaimana Allah menghendaki kita menjalani mengenal Nabi Muhammad Saw dan mengetahui tentang hidupnya, dan mengirim shalawat kepadanya, kita menjadi lebih dekat dengan Nabi dan lebih dekat dengan Allah SWT. Semakin banyak yang kita tahu tentang Nabi Muhammad, semakin kita tidak akan bisa untuk tidak mencintainya dan bahkan ingin mengikuti dalam melakukan ini kita akan menjadi lebih dekat dengannya daripada para Sahabat. Kita akan menjadi saudara laki-laki dan saudara perempuan yang dia rindukan. SUMBER ABOUT ISLAM Kawasan Raudhah dan koridor di depan Makam Rasulullah SAW kian padat menyusul makin banyaknya jamaah haji yang tiba di Madinah, Selasa 24/7. Para jamaah berebut mengunjungi tempat yang disebut penuh berkah tersebut. Di antara keutamaan umat Islam adalah keyakinan kuat tentang nabi dan rasul mereka, Muhammad SAW, meski tidak pernah berjumpa dan belajar langsung kepada beliau. Hal inilah yang menjadikan salah satu poin, mengapa Rasulullah SAW sangat merindukan dan ingin segera bertemu kita, umatnya. Hal ini sebagaimana ditegaskan hadis riwayat Bukhari dari Abu Hurairah RA. โ€œSalam atas kalian wahai penghuni kuburan tempat orang-orang beriman. Aku insya Allah akan menyusul kalian. Aku ingin sekali berjumpa saudara-saudaraku.โ€™ Mereka para sahabat berkata, Wahai Rasulullah, bukankah kami saudaramu?โ€™ Beliau bersabda, Kalau kalian adalah para sahabatku. Saudara-saudaraku adalah mereka orang-orang beriman yang belum ada sekarang ini dan aku akan mendahului mereka di telaga.โ€™ Mereka berkata, Wahai Rasulullah, bagaimana engkau mengenali orang-orang beriman yang datang setelah engkau dari kalangan umatmu?โ€™ Beliau bersabda, Bukankah jika seseorang punya kuda yang sebagian kecil bulunya putih akan mengenali kudanya di tengah kuda-kuda yang hitam legam?โ€™ Mereka menjawab, Yaโ€™ Beliau berkata, Sesungguhnya mereka akan datang pada hari kiamat dengan cahaya putih karena wudhu. Dan aku akan menunggu mereka di telaga.โ€ Kerinduan Rasulullah terhadap kita, umatnya, secara tegas juga disampaikan oleh Imam al-Qusyairi dalam kitabnya ar-Risalah. Dia mengutip riwayat dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW pernah bersabda.โ€Kapan aku akan bertemu para kekasihku?โ€ Para sahabat bertanya, โ€Bukankah kami adalah para kekasihmu?โ€ Rasulullah menjawab,โ€Kalian memang sahabatku, para kekasihku adalah mereka yang tidak pernah melihatku, tetapi mereka percaya kepadaku. Dan kerinduanku kepada mereka lebih besar.โ€ Akankah kita termasuk mereka yang dirindukan Rasulullah? BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini โ€“ Sebagai seorang muslim, tentunya kita harus mengetahui Hadits Tentang Persaudaraan Sesama Muslim agar kita senantiasa berusaha untuk menjaga hubungan persaudaraan diantara umat islam. Oleh karena itu, dalam sharing kali ini kita akan memberikan beberapa contoh hadits yang berkaitan dengan pentingnya kita menjaga Tali Persaudaraan Sesama Muslim. Semoga bisa bermanfaat untuk sahabat muslim dimanapun berada. Aamiin Berikut ini adalah Kumpulan Hadits Tentang Persaudaraan Sesama Muslim yang harus kita ketahui 1. Hadits Bukhari Nomor 459 ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ู„ูู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ู ูƒูŽุงู„ู’ุจูู†ู’ูŠูŽุงู†ู ูŠูŽุดูุฏู‘ู ุจูŽุนู’ุถูู‡ู ุจูŽุนู’ุถู‹ุง ูˆูŽุดูŽุจู‘ูŽูƒูŽ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนูŽู‡ู Artinya โ€œDari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda โ€œSesungguhnya seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.โ€ kemudian beliau menganyam jari jemarinya.โ€ 2. Hadits Ahmad Nomor 1605 ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูุฌูŽุฏู‘ูู‡ู ูŠูŽุฒููŠุฏูŽ ุจู’ู†ู ุฃูŽุณูŽุฏู ุฃูŽุญูุจู‘ูŽ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู…ูŽุง ุชูุญูุจู‘ู ู„ูู†ูŽูู’ุณููƒูŽ Artinya โ€œSesungguhnya Nabi Shallallahuโ€™alaihiwasallam bersabda kepada kakeknya, Yazid bin Asad, โ€œCintalah kepada manusia sebagaimana kamu mencintai untuk dirimu.โ€ 3. Hadits Tirmidzi Nomor 1853 ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู†ูŽูู‘ูŽุณูŽ ุนูŽู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ูƒูุฑูŽุจู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู†ูŽูู‘ูŽุณูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ูƒูุฑูŽุจู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณู‘ูŽุฑูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุนู’ุณูุฑู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูŠูŽุณู‘ูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุณูŽุชูŽุฑูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุณูŽุชูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ุนูŽูˆู’ู†ู ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ูููŠ ุนูŽูˆู’ู†ู ุฃูŽุฎููŠู‡ู Artinya โ€œDari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, โ€œBarangsiapa yang meringankan menghilangkan kesulitan seorang muslim kesulitan-kesulitan duniawi, maka Allah akan meringankan menghilangkan baginya kesulitan di akhirat kelak. Barangsiapa yang memberikan kemudahan bagi orang yang mengalami kesulitan di dunia, maka Allah akan memudahkan baginya kemudahan urusan di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selalu ia menolong saudaranya.โ€ 4. Hadits Tirmidzi Nomor 1877 ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽุดู’ูƒูุฑู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุดู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุญูŽุฏููŠุซูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŒ ุตูŽุญููŠุญูŒ Artinya โ€œdari [Abu Hurairah] ia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œSiapa yang tidak pandai bersyukur berterima kasih kepada manusia, berarti ia belum bersyukur kepada Allah.โ€ Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan shahih.โ€ 5. Hadits Bukhari Nomor 2262 ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุฃูŽุฎููˆ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽุธู’ู„ูู…ูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุณู’ู„ูู…ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุฎููŠู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุชูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ููŽุฑู‘ูŽุฌูŽ ุนูŽู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ููŽุฑู‘ูŽุฌูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ูƒูุฑูุจูŽุงุชู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุณูŽุชูŽุฑูŽ ู…ูุณู’ู„ูู…ู‹ุง ุณูŽุชูŽุฑูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู Artinya โ€œSeorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzhaliminya dan tidak membiarkannya untuk disakiti. Siapa yang membantu kebutuhan saudaranya maka Allah akan membantu kebutuhannya. Siapa yang menghilangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah menghilangkan satu kesusahan baginya dari kesusahan-kesusahan hari qiyamat. Dan siapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutup aibnya pada hari qiyamat.โ€ 6. Hadits Ibnu Majah Nomor 3929 ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุณูุจูŽุงุจู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ููุณููˆู‚ูŒ ูˆูŽู‚ูุชูŽุงู„ูู‡ู ูƒููู’ุฑูŒ Artinya โ€œRasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œMencela orang muslim adalah kefasikan, dan membunuhnya adalah kekufuran.โ€ 7. Hadits Muslim Nomor 4023 ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽู‚ู‘ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุณูุชู‘ูŒ ู‚ููŠู„ูŽ ู…ูŽุง ู‡ูู†ู‘ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูุฐูŽุง ู„ูŽู‚ููŠุชูŽู‡ู ููŽุณูŽู„ู‘ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุฏูŽุนูŽุงูƒูŽ ููŽุฃูŽุฌูุจู’ู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุงุณู’ุชูŽู†ู’ุตูŽุญูŽูƒูŽ ููŽุงู†ู’ุตูŽุญู’ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุนูŽุทูŽุณูŽ ููŽุญูŽู…ูุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ููŽุณูŽู…ู‘ูุชู’ู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุฑูุถูŽ ููŽุนูุฏู’ู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ููŽุงุชู‘ูŽุจูุนู’ู‡ู Artinya โ€œDari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œHak seorang muslim terhadap seorang muslim ada enam perkara.โ€ Lalu beliau ditanya; Apa yang enam perkara itu, ya Rasulullah? Jawab beliau 1 Bila engkau bertemu dengannya, ucapkankanlah salam kepadanya. 2 Bila dia mengundangmu, penuhilah undangannya. 3 Bila dia minta nasihat, berilah dia nasihat. 4 Bila dia bersin lalu dia membaca tahmid, doakanlah semoga dia beroleh rahmat. 5 Bila dia sakit, kunjungilah dia. 6 Dan bila dia meninggalkan, ikutlah mengantar jenazahnya ke kubur.โ€ 8. Hadits Abu Daud Nomor 4536 ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽูŠู’ู†ู ูŠูŽู„ู’ุชูŽู‚ููŠูŽุงู†ู ููŽูŠูŽุชูŽุตูŽุงููŽุญูŽุงู†ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูู’ุชูŽุฑูู‚ูŽุง Artinya โ€œRasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œTidaklah dua orang muslim bertemu lalu berjabat tangan kecuali Allah akan memberi ampunan kepada keduanya sebelum mereka berpisah.โ€ 9. Hadits Muslim Nomor 4639 ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽุจู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุจู’ุณูŽุทูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ู ูˆูŽูŠูู†ู’ุณูŽุฃูŽ ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุฃูŽุซูŽุฑูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุตูู„ู’ ุฑูŽุญูู…ูŽู‡ู Artinya โ€œBarangsiapa yang ingin dilapangkan rezkinya, dan ingin dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung silaturrahmi.โ€ 10. Hadits Muslim Nomor 4685 ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ูููŠ ุชูŽูˆูŽุงุฏู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุชูŽุฑูŽุงุญูู…ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงุทูููู‡ูู…ู’ ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ุฅูุฐูŽุง ุงุดู’ุชูŽูƒูŽู‰ ู…ูู†ู’ู‡ู ุนูุถู’ูˆูŒ ุชูŽุฏูŽุงุนูŽู‰ ู„ูŽู‡ู ุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ุจูุงู„ุณู‘ูŽู‡ูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุญูู…ู‘ูŽู‰ Artinya โ€œRasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œOrang-Orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga tidak bisa tidur dan panas turut merasakan sakitnya.โ€ 11. Hadits Nasai Nomor 4931 ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู†ูŽูู’ุณู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู„ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูู†ู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุญูุจู‘ูŽ ู„ูุฃูŽุฎููŠู‡ู ู…ูŽุง ูŠูุญูุจู‘ู ู„ูู†ูŽูู’ุณูู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู Artinya โ€œDari Anas bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œDemi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana ia mencintai kebaikan bagi dirinya sendiri.โ€ 12. Hadits Bukhari Nomor 5605 ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽุง ุชูŽุจูŽุงุบูŽุถููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุญูŽุงุณูŽุฏููˆุง ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฏูŽุงุจูŽุฑููˆุง ูˆูŽูƒููˆู†ููˆุง ุนูุจูŽุงุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุญูู„ู‘ู ู„ูู…ูุณู’ู„ูู…ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฌูุฑูŽ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉู ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู Artinya โ€œBahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œJanganlah kalian saling membenci, saling mendengki, saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara, dan tidak halal seorang muslim mendiamkan saudaranya melebihi tiga hari.โ€ 13. Hadits Bukhari Nomor 5613 ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุญูู„ู‘ู ู„ูุฑูŽุฌูู„ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฌูุฑูŽ ุฃูŽุฎูŽุงู‡ู ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุซูŽู„ูŽุงุซู ู„ูŽูŠูŽุงู„ู ูŠูŽู„ู’ุชูŽู‚ููŠูŽุงู†ู ููŽูŠูุนู’ุฑูุถู ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽูŠูุนู’ุฑูุถู ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุจู’ุฏูŽุฃู ุจูุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู Artinya โ€œBahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œTidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya melebihi tiga malam, jika bertemu yang ini berpaling dan yang ini juga berpaling, dan sebaik-baik dari keduanya adalah yang memulai mengucapkan salam.โ€ 14. Hadits Bukhari Nomor 6437 ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุฃูŽุฎููˆ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ู ู„ูŽุง ูŠูŽุธู’ู„ูู…ูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุณู’ู„ูู…ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุฎููŠู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ุญูŽุงุฌูŽุชูู‡ู Artinya โ€œBahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda โ€œSeorang muslim adalah saudara muslim lainnya, tidak menzhaliminya dan tidak menyerahkannya kepada musuh, barangsiapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya.โ€ Baiklah, Demikianlah sharing kita kali ini terkait 14 Hadits Tentang Persaudaraan Sesama Muslim, Semoga hadist tentang persaudaraan islam yg kita share diatas bisa bermanfaat dan bisa menjadikan seluruh umat muslim bersatu dan saling tolong menolong dalam segala halnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Terimakasih. Artikel Terkait Hadits Tentang Keutamaan Kurban Idul Adha Hadits Tentang Menuntut Ilmu Sampai Ke Negeri Cina 5 Hadits Tentang Sabar dan Ikhlas Post Views 718

hadits rasulullah merindukan saudaranya